SUKSES PTN 2020!!

Gimana Caranya Memaksimalkan Peluang di SNMPTN?






Pada prinsipnya, yang perlu aku tekankan di sini, SNMPTN itu bukan proses seleksi yang bisa dikuantifikasi, dalam proses ini bisa dibilang tidak ada yang pasti lolos atau pasti ga lolos. Kalo SNMPTN ini diibaratkan sebagai sebuah permainan kartu, maka kartu yang jadi “modal” mu adalah (1) nilai rapormu selama ini dan (2) indeks sekolah mu masing-masing – yang mana dua hal tersebut udah terjadi dan ga bisa berubah. Tinggal bagaimana kamu memainkan kartu-kartu itu untuk memilih PTN dan jurusan yang kamu inginkan atau yang mempunyai peluang diterima yang besar.

Itulah emang bedanya SNMPTN dengan SBMPTN, kalo di SBMPTN kamu semua betul-betul diuji dengan sistem seleksi yang relatif lebih “fair” dan bisa dikuantifikasi. Sementara itu, dalam proses SNMPTN, satu-satunya hal yang masih bisa kamu lakukan adalah “memainkan” kartu yang ada di tanganm dengan optimal, atau memainkan “taktik menentukan jurusan”.

Ibarat dalam sebuah permainan kartu, kamu gak bisa bener-bener tau persaingan semacam apa yang terjadi di jurusan PTN yang kamu bidik. Kamu ga bakal tau seberapa banyak dan seberapa bagus nilai para lawan mainmu (baca: para pesaing peserta SNMPTN yang lain). Sehingga pada dasarnya, kamu juga ga akan pernah tau persis berapa peluang untuk lolos. Tapi meskipun begitu, bukan berarti kamu bener-bener ngasal gitu aja. Biar kesannya cuman untung-untungan, main kartu aja ada strateginya. Peluang dalam permainan yang serba tertutup seperti ini, meskipun sulit diukur, tapi kamu tetap bisa memaksimalkannya.

Okay, secara garis besar, tulisan ini terdiri dari 1 bagian utama yaitu :

Indikator Penilaian SNMPTN

Hal pertama yang mesti kamu pahami jika ingin memaksimalkan penilaian SNMPTN adalah kamu mesti tau nih apa aja sih yang dinilai di SNMPTN itu. Selama ini banyak yang menganggap kalo SNMPTN itu ya cuma bagus-bagusan nilai raport, sehingga banyak sekolah yang naikin nilai KKMnya atau “meninggi-ninggikan” nilai siswanya. Banyak anak dari Sekolah antah berantah nilai Fisika atau Ekonominya 95 atau mendekati 100. Sementara di sisi lain, anak-anak dari sekolah tertentu yang cenderung disiplin pada sistem penilaian pada ngeluh karena dapet nilai 85 di sekolahnya saja susahnya minta ampun.

Nah, kalo bukan nilai raport apa dong yang jadi penilaian SNMPTN?
Setiap sekolah mempunyai standar berbeda-beda mengenai nilai. Ada yang standarnya tinggi ada yang rendah. Ada juga yang dulunya pelit ngasih nilai, tapi berhubung SNMPTN memakai nilai raport, maka nilai-nilainya pada diobral. Berdasarkan hal tersebut, kalo PTN cuma melihat mentah-mentah nilai raport, tentu siswa yang lolos belum diseleksi dari kelas 1 SMA sampai kelas 3 SMA.Jadi,jangan buat nilai kalian naik turun dari kelas 1 sampai 3 ya teman-teman,agar mudah masuk SNMPT.
Salam Mejuah Juah.

Komentar

  1. Tipsnya bagus dan menarik untuk dibaca 😍

    BalasHapus
  2. Tips yg sangat bermanfaat dan menarik
    Izin share ya...

    BalasHapus
  3. Sangat membantu, kalau bisa buay juga nama universitas nya dan jurusan untuk soshum..

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Wahh tipsnya sangat bermanfaat terimakasih:))

    BalasHapus
  6. Terimakasih, informasinya sangat bermanfaat dan menambah wawasan:)

    BalasHapus
  7. Terimakasih atas informasinya yang sangat membantu,,sehingga saya tidak lagi bingung untuk masuk PTN

    BalasHapus
  8. lain kali bahas tata cara pendaftaran sbmptn via online ya kak

    BalasHapus

Posting Komentar